Tingkatkan Partisipasi di Pilkada, Sosialisasi Digencarkan


Kapolres Purbalingga AKBP M Syafi Maulla memberikan pengarahan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Ops Mantap Praja Braling 2020 di pendapa Dipokusumo, Selasa (11/8).(Foto :Joko Santoso)

PURBALINGGA, WAWASANCO- Bupati Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi)  menyampaikan guna meningkatkan partisipasi pemilih di Pilkada Purbalingga 9 Desember mendatang, sosialisasi perlu digencarkan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga perlu menggandeng berbagai pihak  untuk melakukan sosialisasi Pilkada.

 

“Salah satu keberhasilan ajang pesta demokrasi dapat diukur dari tingkat partisipasi masyarakat. Untuk mendorong meningkatnya angka partisipasi masyarakat, sosialisasi pilkada tidak hanya dibebankan kepada KPU. Namun harus dilakukan semua pihak, mulai dari pemerintah di tingkat kabupaten sampai pada tingkat desa,  Polisi, TNI maupun anggota legislative,” ujarnya  dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Ops Mantap Praja Braling 2020 di pendapa Dipokusumo, Selasa (11/8).

 

Tiwi memaparkan Dalam Pilkada 2015 angka partisipasi masyarakat Kabupaten Purbalingga hanya 60%. Dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2018 angka partisipasi masyarakat meningkat menjadi 68,8%. Pada pelaksanaan Pilpres 2019 tingkat partisipasi masyarakat Purbalingga berhasil mencapai target yang ditetapkan oleh KPU Pusat yakni sebesar 78%. “Diharapkan angka partisipasi masyarakat yang tinggi saat Pilpres 2019 dapat diulang pada pilkada 9 Desember 2020 nanti,” harapnya.

 

Sementara Kapolres Purbalingga AKBP M Syafi Maulla menyampaikan pemilihan umum sudah sering dilaksanakan mulai dari pemilihan presiden, gubernur dan kepala desa. Namun dari masing-masing pemilihan tersebut berbeda karakternya. Sehingga diperlukan rapat koordinasi untuk mengatasi hambatan dalam pelaksanaannya.

 

"Kita ketahui bersama Pilkada tahun ini berlangsung dalam pandemi Covid-19. Oleh karena itu banyak hal yang harus kita sikapi bersama mulai dari bidang keamanan, kesehatan termasuk partisipasi masyarakat," ucapnya.

 

Kapolres menambahkan dengan rapat koordinasi lintas sektoral kita harapkan  semua bisa mewujudkan Pilkada di Purbalingga yang jujur, adil, langsung, bebas dan rahasia. Selain itu bisa menghasilkan pimpinan yang terbaik dan berintegritas.

 

"Mari bersama-sama mewujudkan kamtibmas yang kondusif dan pelaksanaan Pilkada yang lancar dan tertib," ucapnya.

 

Ketua KPU Purbalingga Eko Setiawan dalam kesempatan yang sama menyampaikan pihaknya mentargetkan partisipasi pemilih di Pilkada Purbalingga sebesar 77,5 persen. Saat ini ada sekitar 25% warga yang memiliki hak pilih berada di perantauan.  “Kami terus mengupayakan agar target partisipasi pemilih terpenuhi. Termasuk melakukan sosialisasi yang masif, “ ungkapnya.

 

 

Ketua Bawaslu Purbalingga Imam Nurhakim MPdI., lebih menekankan pada tingkat kerawanan Pilkada 2020. Menurutnya terdapat empat konteks yang menjadi perhatian bawaslu. Pertama konteks sosial, konteks politik, infrastruktur dan konteks anggaran.

Kegiatan rakor dihadiri Forkompinda, penyelenggara pemilu, para kapolsek, dan pimpinan OPD terkait.

 

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt