Relawan Ka’Bah Dukung Tiwi- Dono di Pilkada Purbalingga


Sejumlah fungsionaris dan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membentuk Relawan Ka’Bah dan mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Dyah Hayuning Pratiwi-Sudono (Tiwi-Dono) di Pilkada Purbalingga, Jumat (21/8) (Foto :Joko Santoso)

PURBALINGGA, WAWASANCO- Sejumlah fungsionaris dan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Purbalingga  mendeklarasikan  terbentuknya Relawan Ka’bah. Mereka  juga menyatakan mendukung  Pasangan Dyah Hayuning Pratiwi-Sudono (Tiwi-Dono) di Pilkada Purbalingga 9  Desember mendatang.

Koordinator relawan Ka'bah Muhammad Syafi'i Abror  mengatakan relawan Ka'bah rata-rata merupakan warga PPP yang menginginkan Tiwi  melanjutkan pemerintahan.  Dirinya menyebut warga PPP  masuk menjadi relawan Ka'bah rata-rata adalah ketua PAC yang sedang cuti selama Pilkada" Mereka lepas baju dari ketua PAC. Karena mereka ingin mengapresiasikan hati nuraninya memilih Tiwi-Dono," jelasnya, saat deklarasi relawan Ka'bah di warung kopi Bathok, Jumat (21/8).

Menurut dia, deklarasi relawan Ka'bah dihadiri dari 16 kecamatan. Namun ada dua kecamatan yang tidak hadir yaitu kecamatan Rembang, dan Karangjambu."Yang datang ini pengurus PPP dan kader," ungkapnya.

Sikap politik Relawan Ka’Bah tersebut berseberangan dengan kebijakan DPP PPP yang memberikan rekomendasi kepada pasangan Muhamad Sulhan Fauzi-Zaini Makarim (Oji-Zaini). Pasangan tersebut resmi maju di Pilkada Purbalingga dengan dukungan PKB, PPP, Nasdem, dan Partai Demokrat.

“Kami menghormati rekomendasi DPP PPP tersebut. Namun kami memiliki sikap politik yang lain. Kami siap mendukung dan memenangkan Tiwi-Dono untuk melanjutkan kepemimpinan di Kabupaten Purbalingga. Karena sejak awal sebenarnya PPP sudah komitmen untuk mendukung Tiwi melanjutkan kepemimpinan,” tegasnya.

Menanggapi sikap politik sejumlah fungsionaris dan kader PPP tersebut, Ketua DPC PPP Purbalingga Hj Nurul Hidayah Supriyati mengatakan, hal tersebut merupakan dinamika politik. Menurutnya rekomendasi kepada Oji-Zaini merupakan keputusan DPP. “Sebelumnya juga kami bahas dengan jajaran pengurus DPC dan PAC. Namun mengapa tidak ada yang mempersoalkan. Setelah rekomendasi turun baru muncul penolakan,” ungkapnya.

Saat ini menurutnya dia fokus pada upaya pemenangan pasangan Oji-Zaini. Oji merupakan kader PKB sedangkan Zaini merupakan kader PPP yang juga adik dari Nurul.   Dia  menambahkan pihaknya tidak mempersoalkan sikap politik yang berlawanan dari sejumlah kader dan fungsionaris tersebut. “Kami disini juga tetap solid bersama kader dan pengurus PPP yang lain. Kami juga  berharap kader yang menolak mendukung rekomendasi bisa kembali bersama kami,” imbuhnya.

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt