PURBALINGGA, WAWASANCO- Lagu “Goyang Satu Jari” yang diunggah oleh tim pemenangan pasangan Muhamad Sulhan Fauzi (Oji) – Zaini Makarim (Zaini) dipersoalkan. Lagu tersebut menggunakan intonasi dan nada mirip dengan lagu “Goyang Dua Jari” yang diciptakan oleh Ishak dan Cahyadi.
Setelah dikonfirmasi melalui telepon pada Senin (9/11), lalu Ishak salah satu pencipta lagu “Goyang Dua Jari” dari Serang, Banten menyayangkan pemakaian lagu tanpa seizin pencipta lagu aslinya. Berawal dari penelusurannya mencari referensi lagu, Ishak menemukan lagu “Goyang Satu Jari” yang diunggah di akun youtube masojikangzaini2020.
“Akhirnya nemu lho kok lagunya “Goyang Dua Jari”, biasanya kalau untuk kampanye, iklan atau yang lain pasti ada izin yang resmi dari pihak label dan pencipta lagu yang punya hak cipta,” kata Ishak.
Bahkan dirinya sempat memberikan komentar pada unggahan tersebut, namun bukannya mendapatkan jawaban dan klarifikasi, komentar pada unggahan lagu “Goyang Satu Jari” dinonaktifkan. Bahkan saat ini video tersebut sudah tidak ada di akun youtube tim kampanye Oji – Zaini.
“Tapi saya melihat masih ada, mungkin re-upload di akun youtube Seputar Banyumas,” ujarnya.
Mendapati hal tersebut, Ishak sebagai pencipta lagu sudah berkoordinasi dengan pihak label yakni Sani Music Indonesia. Langkah selanjutnya masih menunggu klarifikasi dari tim kampanye Oji – Zaini terkait dengan unggahan video lagu yang digunakan untuk kampanye.
“Saya sudah ke pihak label tinggal proses dan saya juga sudah ke pihak terkait juga,” terang Ishak.
Dihubungi secara terpisah, Sani Music Indonesia menyampaikan sudah menerima aduan dari pencipta lagu “Goyang Dua Jari” yang lagunya dijadikan untuk kampanye. Sani Music Indonesia membenarkan jika pemakaian lagu tanpa seizin pencipta dan label music.
“Tindakan dari sani music sendiri masih menunggu dari pencipta, nanti pencipta yang akan bergerak dan sani music tinggal mengikuti arahan pencipta lagu,” kata salah seorang staf Sani Music Indonesia.
Cabup Muhammad Sulhan Fauzi (Oji) ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pembuatan lagu tersebut merupakan inisiatif dari relawan. Terkait adanya persoalan bahwa lagu tersebut ditengarai nadanya mirip dengan salah satu lagu mirip orang lain, Oji mengatakan persoalan tersebut sedang diselesaikan oleh relawan.
Penulis : rls
Editor : edt