Kecil, kontribusi Candi Borobudur pada Pendapatan Daerah Kabupaten Magelang


Sekda Kabupaten Magelang, Adi Waryanto. (TB)

BOROBUDUR, WAWASANCO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang ingin, keberadaan Candi Borobudur dapat memberikan kontribusi positif bagi pendapatan daerah.

 

"Beberapa tahun terakhir ini, dari Candi Borobudur Kabupaten Magelang hanya mendapatkan pajak parkir dan pajak hiburan," kata Sekda Kabupaten Magelang, Adi Waryanto, di depan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Indonesia, Muhajir Effendy, yang melakukan kunjungan kerja di kawasan Borobudur, Rabu (17/2/2021).

 

Merujuk Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009, masih kata Adi, daerah mempunyai kewenangan mengambil pajak yang terkait Kawasan Borobudur. Yaitu, pajak parkir dan pajak hiburan.

 

"Pajak parkir prosentasenya kecil.untuk kawasan Borobudur. Pajak hiburan akan kita dapatkan hanya ketika di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) ada kegiatan," kata Adi.

 

Pajak hiburan yang rutin dari TWCB adalah permainan gajah. Namun prosentasenya masih kecil. Pajak hiburan cukup besar diperoleh saat PT TWCB menggelar show, salah satunya konser bertaraf internasional dengan mengundang artis luar negeri, Mariah Carey beberapa waktu lalu. 

 

Pendapatan melalui tiket masuk TWCB tidak termasuk di dalam pajak daerah. Padahal, ada potensi bisa memberikan pajak daerah sangat besar.

 

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko, Edy Setijono mengatakan, TWCB merupakan BUMN yang akan taat terhadap peraturan perundangan saja. 

 

"Yang kami jalankan berdasarkan aturan perundangan. Kalau nanti ada aturannya (regulasi baru terkait pajak daerah) maka kami pasti akan menjalankannya," kata Edy Setijono. 

Penulis : tbh
Editor   : edt