Bupati Purbalingga Serahkan 10.000 Bibit Kopi ke Petani Lereng Slamet


PURBALINGGA, WAWASANCO- Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) bersama Kepala Pusat Ekonomi dan Kebijakan Pertanian Kementerian Pertanian Sudi Mardianto menyerahkan bantuan 10.000 bibit Kopi Arabica kepada Petani Purbalingga.

“Hari ini kami melakukan penanaman bersama. Semoga bantuan bibit kopi dari Kementerian Pertanian ini bisa memberikan manfaat bagi petani dalam meningkatkan perekonomian,” ujar Bupati Tiwi usai penanaman di Area Gardu Pandang Bukit Cemara, Dusun Gunung Malang, Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Rabu (17/3/2021).

Bu Tiwi menyebutkan industri kopi di Purbalingga sudah mulai menggeliat dari hulu ke hilir. Hal itu ditandai dengan tumbuhnya petani-petani muda dan kedai / cafe yang menyajikan kopi lokal Purbalingga. 

Pada kesempatan tersebut, Ia juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Kementan. “Semoga Kopi Purbalingga semakin maju dan berkembang serta dapat menjadi produk unggulan yang meningkatkan kesejahteraan petani,” kataya.

Sementara itu, Sudi Mardianto menyampakan bantuan bibit Kopi Arabica yang diberikan berasal dari tanaman induk di Simalungun, Sumatera Utara. Varietasnya Arabica Sigararutang yang kualitasnya sangat baik. Tanaman tersebut sudah mulai berbuah pada umur 2 tahun dan produktivitasnya tinggi.

“Sigararutang ini kalau orang Simalungun bilang kopi yang bisa segera untuk membayar utang karena kalau sudah berbuah setiap minggu bisa dipanen,” katanya.

Kualitas kopinya juga baik sehingga cocok untuk dipasarkan di pasaran lokal maupun ekspor. “Starbuck (gerai kopi ternama) saja cocok dengan kopi arabica varietas ini,” katanya

Selain menguntungkan tanaman kopi juga bisa mendukung upaya konservasi lahan.  Wilayah Desa Serang menurutnya merupakan daerah yang berlereng di kaki Gunung Slamet. “Oleh karena itu perlu ada tanaman yang bersifat menahan dan memperkuat tanah agar tidak terjadi bencana tanah longsor,” ungkapnya.

Program ini menurutnya merupakan terobosan yang baik guna meningkatkan pendapatan masyarakat juga upaya preventif menjaga kelestarian dan konservas alam. “Kami siap memberikan dukungan penuh,” lanjut Sudi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Mukodam menambahkan bantuan bibit kopi selain dua kelompok tani di Desa Serang juga aan diberikan kepada kelompok tani di Desa Jingkang dan Sirandu, Kecamatan Karangjambu. “Kopi jenis arabica cocok untuk ditanam di dataran tinggi,” katanya.

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt