ISKA Berikan Bantuan kepada Korban Bencana Sumatera


Semarang, Wawasan.co - Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Indonesia melaksanakan Aksi Kemanusiaan Pasca Bencana di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera, Belum Lama ini. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan kehadiran para Sarjana – Cendekiawan Katolik bagi masyarakat terdampak bencana, khususnya umat Katolik yang sedang berjuang memulihkan kehidupan pasca musibah.

Bantuan yang disalurkan  adalah kepedulian dari para  donatur  pemberi bantuan dalam bentuk dana yang dikumpulkan oleh PP ISKA melalui Rekening Donasi PP ISKA.  Kemudian dana bantuan tersebut dibelanjakan menjadi barang dan peralatan  berupa alat pembersih lumpur yang  diterima oleh staf Seminari St. Petrus – Aek Tolang, Pastor Desman Lahagu.

Melalui program ISKA PEDULI – ISKA CARE, ISKA menyalurkan berbagai bantuan berupa mesin pembersih lumpur, gerobak dorong, peralatan kebersihan, perlengkapan mandi, serta paket sembako. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu proses pembersihan lingkungan, pemulihan rumah tinggal, dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.

Ketua Umum PP. Ikatan Sarjana Katolik Indonesia, Ir Luky A Yusgiantoro, MSc, Mspec, PhD menyampaikan pesan melalui Ceperianus Gea bersama Pengurus DPD ISKA Sumatera Utara dan DPC ISKA Kota Sibolga, menegaskan bahwa kehadiran ISKA melalui ISKA PEDULI – ISKA CARE bukan semata membawa bantuan material, tetapi juga menghadirkan Doa dan harapan.

“ISKA CARE hadir di Sibolga – Tapanuli Tengah bukan hanya membawa bantuan, tetapi membawa harapan. Kami ingin menegaskan bahwa saudara-saudara kita yang terdampak bencana tidak sendiri. Di tengah duka, kita memilih untuk saling menguatkan dan bangkit bersama,” katanya, Rabu (28/1).

Dalam  Penyerahan bantuan kepada Warga Katolik Stasi Hutagodang, Tapanuli Tengah di tenda pengungsian, ISKA melalui  para  tim ISKA Care  juga menegaskan bahwa bencana tidak boleh memadamkan semangat kemanusiaan.

“Bencana boleh merobohkan bangunan, tetapi tidak boleh meruntuhkan semangat kemanusiaan. ISKA CARE hadir sebagai wujud kepedulian nyata—bahwa solidaritas dan gotong royong adalah fondasi utama dalam pemulihan pasca bencana," Tegasnya.

Lebih lanjut, ISKA mengajak seluruh elemen untuk terlibat dalam proses pemulihan.

“Pemulihan tidak bisa dikerjakan sendiri. Karena itu, ISKA PEDULI mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan semua pihak untuk terus bergandeng tangan. Dari kepedulian lahir harapan, dari kebersamaan tumbuh kekuatan untuk bangkit," Ucapnya.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh perwakilan DPD ISKA Sumatera Utara dan DPC ISKA Kota Sibolga. Perhatian khusus diberikan kepada umat Katolik Stasi Hutanabolon, Kabupaten Tapanuli Tengah, yang hingga kini masih bertahan di tenda-tenda pengungsian. Bantuan berupa gerobak, cangkul, dan sekop sangat membantu warga membersihkan pasir dan lumpur yang menimbun rumah mereka. 

Selain Stasi Hutanabolon, aksi solidaritas ISKA juga menjangkau Seminari St. Petrus Aek Tolang, Yayasan Budi Bakti Keuskupan Sibolga, umat Paroki St. Fransiskus Assisi Pangaribuan, serta 10 keluarga Katolik di Kota Sibolga yang mengalami kerusakan rumah berat.

Sekjen PP ISKA , Ch Arie Sulistiono,  menyampaikan Pemulihan ini masih akan berlangsung lama dan membutuhkan waktu serta bantuan nyata. Maka PP. ISKA mengajak semua pihak terlibat dan juga PP ISKA  masih terus membuka Rekening Bantuan Solidaritas dan Kepedulian – semua saja dari kita perlu menaruh kasih dan perhatian kepada para korban bencana alam di Aceh, Sumatra Utara,  Sumatra Barat dan Wilayah sekitarnya.

"Dengan mendonasikan seberapapun bentuk perhatian kita  akan membantu  kita khususnya ISKA  menjangkau lebih luas perhatian dan bantuan yang dapat diberikan.   Bantuan Kerelaan Berbagi untuk Bencana Sumatra dapat dislurkan melalui Rekening PP ISKA – Bank BNI 1901669039 an.  PP IKATAN SARJANA KATOLIK INDONESIA," Ungkapnya.

Penulis : holy
Editor   : Daniel