Bawaslu Serahkan Santunan ke Ahli Waris Pengawas TPS


Ny Mela Siti Malikah (32) selaku ahli waris Almarhum Agung Nugroho, tengah menerima santunan dari Kepala Sekertariat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Kartini Tjandra Lestari dalam acara yang berlangsung di Kantor Bawaslu Surakarta, Jumat (14/6). (Bagus Adji W)

SOLO, WAWASANCO- Bawaslu Republik Indonesia menyerahkan santunan terkait meninggalnya  Agung Nugroho (34) ketika menjalankan tugas sebagai Pengawas TPS 21 Karangasem Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. Penyerahan santunan bernilai Rp 36 juta kepada Ny Mela Siti Malikah (32) selaku ahli waris, dilakukan Kepala Sekertariat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Kartini Tjandra Lestari dalam acara yang berlangsung di Kantor Bawaslu Surakarta, Jumat (14/6).

 

Menurut Ketua Bawaslu  Surakarta Budi Wahyono ketaika ditemui usai acara menyatakan, penyerahan santunan secara formal berlangsung hari ini. Dikatakan demikian kaarena santunan yang diserahgkan sudah dalam bentuk transfer ke rekening atas nama ahli waris. Selain kepada petugas TPS yang meninggal dunia, juga direncanakan penyerahan santunan kepada mereka yang menderita sakit ketika menjalankan tugas dalam kaitannya pelaksanaan Pemilu. “ Saat ini tengah dilakukan verifikasi  terhadap petugas TPS yang sempat menjalani rawat inap  maupun rawat jalan ketika menjalankan tugasnya. Besarannya untuk masing masing personil tidak  sama tergantung  lama tidaknya menjalani rawat inap  sekaligus jenis penyakitnya. Diperkirakan berkisan antara Rp 3 juta hingga Rp 8 juta”, terangnya sembari menambahkan di Kota Surakarta terdapat 1734 TPS.

 

 

Masih dalam kesempatan sama Mela Siti Malikah selaku ahli waris  Alm Agung Nugroho ketika diminta tanggapannya menyatakan terima kasih atas santunan yang diberikan pemerintah. Pihaknya mengaku  kejadian meninggalnya suami merupakan takdir sehingga harus iklhas. Merupakan tugasnya untuk melanjutkan perjuangan suami yakni membesarkan anak yang kini berusia enam tahun. Sebelum meninggal dunia, almarhum sempat membuat status. “Saya ingin ketemu presiden . Presidennya siapa saja  saya ingin bilang  tolong jangan diulangi pemilu seperti ini yang berlangsung secara serentak”, tuturnya sembari menambahkan tulisan status merupakan cerminan pendapat almarhum atas beban tugas sangat berat diluar prediksi.

Penulis : baaw
Editor   : jks