Salah satu sungai di Pekalongan yang tercemar. Foto: Janti Artati
PEKALONGAN, WAWASANCO -Lima sungai yang ada di wilayah Kota Pekalongan sulurhnya sudah tercemar.Dari jumlah itu yang paling parah tercemarnya adalah Sungai Loji, karena kandungan BOD (Biological Oxygen Demand) dan COD (Chemical Oxygen Demand) sangat tinggi. Selain Sungai Loji, tingkat pencemaran tinggi juga terjadi di sungai Meduri dan Bremi, sedangkan Sungai Banger dan Sungai Asem Binatur dinilai masih relatif baik.
Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan pada DLH Kota Pekalongan, Endarwanto, menuturkan, kondisi ungai tersebut diketahuoi secara persis setelah pihaknya melakukan uji coba laboratorium dengan mengambil sample airnya dipereiksa teliti di laboratorium. Hasinya hampir seluruh sungai yang ada kandungan BOD dan COD di sungai Kota Pekalongan tinggi.
Artinya, tingkat pencemaran yang terjadi juga tinggi.”Dan yang paling memprihatinkan, pencemaran yang terjadi itu aiakibatkan pencemaran dari warga Kota sendiri. Mengingat, hasil uji menunjukkan jika tingkat pencemaran di hilir lebih tinggi dibandingkan di hulu,”katanya.Ditambahkan dengan kondidi itu, maka dipastikan sungai yang ada tidal layak konsumsi karena karsinogenik sangat tinggi.
Di sisi lain, pihaknya juag melakukan uji coba terhadap kwalitas air terhadap beberapa Ipal. Sedikitnya ada empat Ipal yang diujicobakan, seperti Ipal Kauman, Jenggot, Banyuurip serta Pringrejo, dan hasilnya masih cukup memenuhi baku mutu.Meksi begitu, masih pereludilakukan perbaikan-perbaikan.
Penulis : Jan
Editor :