Desa Mlaten Mijen Optimis Juara Evaluasi Perkembangan Desa


Wabup H Joko Sutanto didampingi Camat berserta Forlompincam Mijen saat menyambut tim penilai evaluasi perkembangan desa/kelurahan tingkat Jateng 2019 yang dipimpin Joko Sulistyono. Foto : sari jati

DEMAK , WAWASANCO - Desa Mlaten Kecamatan Mijen optimis menjuarai Evaluasi Perkembangan Desa Tingkat Jateng tahun 2019. Dengan inovasi pertanian berupa Badan Usaha Milik Petani (BUMP) PT Panca Tani Sejahtera, Mlaten yakin mampu mengungguli dua desa kompetitornya yakni Desa Jumo Kecamatan Jumo Kabupaten Temanggung dan Desa Karangbangun Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar.

Saat melakukan kunjungan lapangan, Ketua Tim Penilai Evaluasi Perkbangan Desa Tingkat Jateng Joko Sulistyono menuturkan, menjadi juara bukanlah tujuan utama. Tetapi keberhasilan pembangunan kesejahteraan masyarakat desa merupakan salah satu cara  mengukur peningkatan hasil pembangunan suatu daerah.

“Semoga unsur-unsur positif yang kami lihat dalam kunjungan di Desa Mlaten ini benar-benar menjadi prestasi yang terbaik,” ujarnya, Selasa (18/6).

Hadir menyambut tim penilai lomba desa dari Kateng tersebut Wabup H Joko Sutanto. Didampingi Kepala Dinpermasdes P2KB Kabupaten Demak H Daryanyo, Camat Mijen Iskandar Zulkarnaen serta Kades Mlaten Zumar Azhari berikut jajaran petangkat desanya.

Dalam sambutan selamat datang, Wabup Joko Sutanto menyampaikan, keberhasilan Desa Mlaten adalah berkat kerja tim serta dukungan segenap masyarakat. Di samping tentunya dukungan banyak pihak serta bimbingan OPD terkait.

"Semoga tak hanya menjadi Juara Jawa Tengah, namun mampu membawa Jawa Tengah sebagai Juara Nasional," yakin wabup.

Di sisi lain, Daryanto menambahkan, tujuan evaluasi perkembangan desa dan kelurahan untuk melihat tahapan dan menentukan keberhasilan  perkembangan desa dan kelurahan dalam kurun waktu tertentu. Sedangkan manfaat dilaksanakannya evaluasi perkembangan desa dan kelurahan adalah mengetahui tingkat tingkat kemajuan desa dan kelurahan serta  penatausahaan dan administrasi pemerintah desa/kelurahan. 

 

Penulis : ssj
Editor   : wied