Kapolres Wonosobo Silaturahmi ke Tokoh Agama


Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras SIK disambut KH Abdul Khalim AYM, ketika melakukan silaturrahmi ke penggasuh PP Darul Islah Surengede Kertek Wonosobo. Foto : Muharno Zarka

WONOSOBO, WAWASANCO - Menyonsgong peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara, yang akan jatuh pada 1 Juli 2019 mendatang, Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras SIK melakukan silaturrahmi ke beberapa ulama dan tokoh agama setempat.

Dalam silaturrahmi tersebut Kapolres, kemarin, didampingi Wakapolres Kompol Sopanah SH, Babag Ops Kompol Suharjono SH, Kasat Sabhara AKP Agus Priyono  dan beberapa pajabat utama di Mapolres Wonosobo.

Silaturrahmi dilakukan ke KH Abdul Khalim AYM, pengasuh Pondok Pesantren (PP) Darul Islah Surengede Kecamatan Kertek. KH Abdul Khalim  selama ini juga menjabat sebagai Rois Syuri'ah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat.

Abdul Waras dan rombongan juga melakukan kunjungan ke kediaman Dr KH Ngarifin Shidiq Alh M PdI di Kampung Mekarsari Kalibeber Mojotengah. Ngarifin Shidiq merupakan pengasuh PP Al Qur'an Safinatunnaja Kalibeber dan Ketua Tanfidziyah PCNU Wonosobo. 

Kedatangan orang nomer satu di Polres Wonosobo yang disertai beberapa pejabat utama, ke ulama dan tokoh agama, dalam rangka menjalin komunikasi dan meminta doa restu agar jajaran kepolisian bisa menjalankan tugas negara dengan baik.

"Jajaran kepolisian dalam menjalankan tugasnya menghadapi tantangan yang berat. Karena dinamika politik dan keamanan di masyarakat selalu mengalami perubahan. Aparat keamanan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) harus humanis," katanya.

Wonosobo Aman

Sementara itu, pengasuh PP Darul Islah KH Abdul Khalim AYM mengaku senang karena jajaran kepolisian selalu aktif melakukan silaturrahmi dan komunikasi dengan kalangan ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang tepat.

"Ini merupakan tradisi yang sangat baik. Sebab antara ulama dan umaro' bersatu. Jika antara polisi dan kiai sudah kompak, apabila terjadi gangguan Kamtibmas bisa diatasi dengan cepat dan mudah. Polisi dan Kiai punya tugas sama melayani masyarakat," ujarnya.

Kiai yang juga seorang Hafidz (penghafal Al Qur'an) ini menambahkan Wonosobo merupakan daerah religius. Karena itu, pondok pesantren, madrasah diniyah dan majelis taklim banyak berkembang di kampung-kampung.

"Tak salah jika jajaran kepolisian melakukan pendekatan secara religius dengan selalu bersilaturrahmi dengan ulama dan tokoh agama di Wonosobo. Saya juga mendukung program Ngaji yang dicetuskan oleh Polres Wonosobo," tandasnya.

Hal senada juga diungkapkan Ngarifin Shidiq. Mantan Ketua KPUD Wonosobo tersebut mengapreasiasi langkah aparat kepolisian dalam ikut menjaga Kamtibmas selama pelaksanaan pemilu serentak yang digelar 17 April 2019 lalu.

"Jajaran kepolisian khususnya di Wonosobo sangat luar biasa. Karena, tanpa mengenal lelah, melakukan pengamanan dan menjaga Kambtibmas tetap kondusif selama pelaksanaan kampanye, pemungutan dan perhitungan suara hingga rekapitulasi suara," katanya.  

 

 

Penulis : Muharno Z
Editor   : wied