Semarang, Wawasan.co – Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas RI Bersama Universitas Wahid Hasyim atau Unwahas Semarang meresmikan ZCorner Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) di Kampus 2 Unwahas, Jl. Raya Gunungpati KM.15, Nongkosawit, Kec Gunungpati, Kota Semarang pada Rabu (4/2).
ZCorner merupakan program unggulan BAZNAS RI yang dikembangkan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan kelompok masyarakat untuk mendorong penguatan UMKM.
Dalam sambutannya, Ketua Baznas RI Prof. Noor Ahmad menyampaikan bahwa ZCorner Unwahas menjadi salah satu yang terbesar dan paling variatif dibandingkan ZCorner lain yang telah diresmikan sebelumnya.
"ZCorner merupakan program pembedayaan ekonomi mustahik bagi para UMKM dengan menyediakan media pemasaran usaha bagi para pelaku UMKM," ujar Prof. Noor.
Program di Unwahas ini merupakan program yang ke-13 ZCorner, baik itu yang berbasis kampus, masjid maupun berbasis tempat wisata lainnya.
"ZCorner di kampus Unwahas merupakan ZCorner terluas yang dibangun BAZNAS RI dengan bantuan anggaran Rp423 juta," ujar dia yang juga ketua Yayasan Wahid Hasyim Semarang.
Beragam produk makanan dan minuman hasil kreasi mahasiswa ditawarkan dengan harga terjangkau dan kualitas yang dinilai sangat baik.
“Tadi kami mencicipi berbagai produk, salahsatu tenant Zuba Lope yang rasanya enak dan dijual murah. Ada juga tenant Sego Obong, Vedanatura yang menjual teh kombucha (teh fermentasi), Wahid Milk, Seblak Cinta, Z Coffe, Ngayam. Semua merupakan produk-produk ikonik hasil kreativitas mahasiswa dan dosen,” jelasnya.
Ia meyakini produk-produk tersebut memiliki potensi besar untuk diminati masyarakat luas. Saat ini, ZCorner Unwahas diisi oleh 10 tenant mahasiswa, yang seluruhnya merupakan pelaku usaha dari kalangan mahasiswa.
Rektor Unwahas, Prof. Helmy Purwanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, dan BAZNAS Kota Semarang atas dukungan terhadap pengembangan kewirausahaan mahasiswa.
Menurutnya, ZCorner menjadi sarana strategis untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sekaligus hilirisasi hasil riset kampus.
“Produk-produk yang dijual di sini merupakan hasil inovasi dan penelitian yang sudah dipatenkan, kemudian diolah menjadi produk bernilai ekonomi,” ujar Prof. Helmy.
Ke depan, Prof. Helmy berharap ZCorner tidak hanya berdampak bagi sivitas akademika, tetapi juga mampu menarik UMKM dan masyarakat sekitar.
Selain menjadi ruang usaha dan tempat berkumpul, ZCorner juga dirancang sebagai ruang akademik terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan ilmiah dan kolaboratif.
"Kolaborasi antara BAZNAS, perguruan tinggi, dan pemerintah diharapkan terus berlanjut melalui program pendidikan, pelatihan, dan pemberdayaan ekonomi secara berkelanjutan," pungkasnya.
Ketua BAZNAS Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, menambahkan ZCorner Unwahas merupakan ruang lengkap yang memadukan pusat kuliner, ruang kreativitas mahasiswa, serta edukasi zakat dalam satu kawasan.
“ZCorner ini berbeda karena menjadi ruang usaha mahasiswa sekaligus sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya.
Arnaz berharap ZCorner Unwahas dapat menjadi contoh pengembangan UMKM berbasis zakat yang berdampak langsung bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Kota Semarang.
Penulis : holy
Editor : Daniel